Perbandingan Strategi dan Pola Pengembangan Pesantren dan Diniyyah Berwawasan Multikultural

Authors

  • Miftahul Huda UNU Cirebon
  • Rhoni Rodin IAIN Curup

DOI:

https://doi.org/10.35719/jier.v2i1.80

Keywords:

strategy, development pattern, pesantren, diniyyah, multicultural

Abstract

The purpose of this study are: (1) to determine the educational system, strategies, and various patterns of pesantren development with a multicultural perspective; (2) to determine the education system, strategies, and various patterns of diniyyah development with a multicultural perspective; (3) to compare systems, strategies and patterns of education in pesantren and diniyyah with multicultural insight. In this study using a qualitative approach. The method used is a research library. The data analysis technique used is content analysis. The result of this research is that multicultural education at the pesantren is reflected in the content of the curriculum that teaches students insights on the diversity of beliefs such as teaching special material muq?ranat al-ady?n. Secondary formal diniyyah education consists of formal ulya diniyyah education and ma'had Aly. Strategies and development patterns in Diniyyah that have a multicultural perspective through a curriculum, namely extracurricular and intracurricular subjects and activities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baharun & Awwaliyah, “Pendidikan Multikultural dalam Menanggulangi Narasi Islamisme di Indonesia”. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 2017.

Baidhawy, Zakiyuddin. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga

Fatimah, Mariatul Kiptiah, Nur Fajrin, “Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural dalam Proses Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di SMPN 6 Banjarmasin”, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan: Volume 4, Nomor 7, Mei 2014.

Fauzi, A. “Pengembangan Human Relation Perspektif Nilai-nilai alQuran”. Mutawatir UIN Sunan Ampel Surabaya, 2015.

Fauzi, Anis. “Pelaksanaan Pendidikan Madrasah Diniyyah di Kota Serang”, Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol 1, Nomor 2 , 2016.

Hasbullah. (1995). Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia. Raja Grafindo Persada: Jakarta.

https://pontren.com/2016/01/13/metode-bandongan-pada-pondok-pesantren/ diakses pada tanggal 18 Desember 2020, pukul 15. 41 WIb.

Idrus, Muhammad. (2019). Implementasi Pendidikan Tasawuf di Pondok Pesantren dalam Upaya Mencegah Praktek Radikalisme Agama. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

Kementerian Agama RI. (2015). Pedoman Penyelenggaraan Madrasah Diniyyah Surabaya: Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Khumaidah dan Ridwan Alawi Sadad, “Analisis Pendidikan Multikultural di Madrasah dan Pesantren: Studi Komparasi di MAN 3 Sleman dan Pondok Pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta”, Penangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat , Vol 2 No. 1, tahun 2018. H. 109-110. http://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/panangkaran/article/view/1872 diakses tanggal 18 Desember 2020 , pukul 16. 22 WIB.

Margono. (2000). Metode penelitian pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Mastuhu. (1994). Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian Tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.

Muchasan, Ali. ‘’Pendidikan Islam Multikultural di Pesantren (studi kasus di pondok pesantren Sirrojul Ulum Semanding Pare Kediri)”, Jurnal Inovatif, Vol 4 No 1, Februari 2018.

Muhtarom. (2005). Reproduksi Ulama di era global: Resistensi Tradisional Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Peraturan Menteri Agama Republilk Indonesia No 13 Tahun 2014 Tentang Pendidikan keagamaan Islam.

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No 55 Tahun 2007 Tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan, pasal 1 ayat 3.

PORDAM, Jurus Kemensos Cegah Konflik Sosial, https://www.antaranews.com/berita/1870704/pordam-jurus-kemensos-cegah-konflik-sosial diakses 14 Desember 2020, pukul 15. 23 WIB.

Qomar, Mujamil. Menggagas Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Qomar, Mujamil. (2004). Pesantren: Dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi. Jakarta: Erlangga.

Rohimin, “Menggagas PAI Multikultural Berbasis alQuran, Jejak dan Pengembangan Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Pendidikan Agama Islam”, NUANSA, Vol XI No. 2, Desember 2018.

Steenbrink, Karel A. (1994). Pesantren, Madrasah, Sekolah: Pendidikan Islam dalam Kurun Moderen. Jakarta: LP3ES.

Suharsimi Ari Kunto. (2000). Management Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Tim. Strategi pembelajaran di pondok pesantren. Jakarta: Ditpekapontren Kemenag Republik Indonesia (2003).

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem pendidikan nasional.

Ziemek, Manfred. (1986). Pesantren dan Perubahan Sosial. Jakarta: P3M

Downloads

Published

23-06-2021

How to Cite

Huda, Miftahul, and Rhoni Rodin. “Perbandingan Strategi Dan Pola Pengembangan Pesantren Dan Diniyyah Berwawasan Multikultural”. Journal of Islamic Education Research 2, no. 1 (June 23, 2021): 45–62. Accessed December 6, 2021. https://jier.iain-jember.ac.id/index.php/jier/article/view/80.
Share |